Satria Piningit

Dalam salah satu karyanya, Raden Ngabehi Ronggowarsito menulis sebuah ramalan tentang sosok Satrio Piningit. Diceritakannya bahwa ada tujuh nama Satrio Piningit yang kelak akan memimpin wilayah seluas kekuasaan Majapahit dulu. Tujuh nama itu antara lain:

Satria Kinunjara Murwa Kuncara, Satria Mukti Wibawa Kesandung Kesampar, Satria Jinumput Sumela Atur, Satria Lelana Tapa Ngrame, Satria Piningit Hamong Tuwuh, Satria Boyong Pambukaning Gapura, Satria Pinandita Sinisihan Wahyu.

Meskipun dalam tulisan itu dicantumkan tujuh nama Satrio Piningit, bisa jadi ke tujuh nama itu tidak merujuk terhadap tujuh orang yang berbeda. Meskipun ke tujuh nama itu telah ramai ditafsirkan oleh banyak orang menjadi tujuh orang yang berbeda-beda. Sebagai pembandingnya, anda bisa mencari di Search Engine tentang hal yang berkaitan dengan ini. Tulisan mengenai Satrio Piningit ini sudah banyak yang mengulasnya, namun kami mencoba untuk mengartikannya melalui sisi lain dari penafsiran yang telah ada.

Menurut pandangan kami, ke tujuh nama satria yang diungkapkan oleh Ronggowarsito itu mengandung makna yang tersembunyi. Karena seperti biasa, para bijak jaman dahulu tidak pernah mengungkapkan suatu pelajaran secara gamblang. Mungkin memang benar setiap jaman akan muncul seorang satria satu persatu seperti yang telah diramalkan. Namun terasa ada yang tidak pas, karena dengan begitu setelah ke tujuh satria telah merampungkan tugasnya, maka kita akan kehilangan sosok yang bisa menjadi pemimpin nusantara ini. Jadi ada baiknya kita coba menafsirkan ke tujuh satria itu sebagai satu karakter yang utuh, tidak terpisah-pisah.

~ Satria Kinunjara Murwa Kuncara
Dilambangkan sebagai Satria Kinunjara, yang artinya adalah seorang yang berwatak satria namun dalam proses kematangannya ia seperti dipenjara. Dalam arti disembunyikan oleh Sang Waktu, bukan bersembunyi. Hingga akhirnya Sang Waktu mengijinkan ia keluar, maka ia akan keluar dan membawa Nusantara Murwa Kuncara, terkenal ke seluruh jagad.

~ Satria Mukti Wibawa Kesandung Kesampar
Mukti Wibawa artinya mulia dan berwibawa. Manusia ini adalah seorang satria yang mempunyai watak yang mulia selayaknya seorang satria, dan mempunyai kewibawaan. Namun selama masa Kinunjara, ia sering Kesandung Kesampar. Artinya, selalu ada yang berusaha menjegal jalannya.

~ Satria Jinumput Sumela Atur
Jinumput mempunyai arti terambil dari tengah masyarakat, untuk ikut Sumela Atur, membantu memperbaiki kehidupan seluruh rakyat di Nusantara. Mengapa memakai istilah jinumput? Karena telah dijelaskan bahwa sebelumnya ia tidak berangkat dari kalangan politikus, atau pemerintahan, malah disembunyikan di tengah lingkungan rakyat biasa.

~ Satria Lelana Tapa Ngrame
Lelana, mempunyai makna tentang perjalanannya yang sering bepergian jauh dari rumahnya. Kepentingannya adalah Tapa Ngrame, maknanya yaitu membantu kesusahan orang lain tanpa mengharapkan imbalan.

~ Satria Piningit Hamong Tuwuh
Piningit, merupakan penekanan dari kata Kinunjara di atas. Bahwa artinya bukanlah dipenjara, melainkan hidup bagaikan dipenjara. Hamong Tuwuh, artinya satria ini mempunyai tugas untuk menumbuhkembangkan budaya nenek moyang yang telah lama dilupakan orang. Agar rakyat Nusantara mempunyai jatidiri yang kuat, namun tetap menghargai budaya lain walaupun tidak ikut budaya tersebut.

~ Satria Boyong Pambukaning Gapura
Boyong Pambukaning Gapura, mempunyai makna satria ini kelak akan pindah dari tempat asalnya, untuk membuka gapura. Namun kami rasa gapura di sini mempunyai makna yang sangat luas. Bisa jadi gapura ini adalah gerbang dari harapan atau impian rakyat akan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

~ Satria Pinandita Sinisihan Wahyu
Pinandita, bermakna bahwa satria ini akan memimpin bangsanya. Sedangkan Sinisihan Wahyu mempunyai makna bahwa dalam memimpin dan menentukan sikap, ia selalu memegang teguh seluruh pelajaran yang didapat selama masa gemblengannya dulu.

Jika digabungkan menjadi satu, maka kita bisa simak sosok Satria Piningit itu sebagai berikut:

Satria adalah sosok manusia yang benar-benar menjaga hukum kehidupan. Pantang berbuat kesalahan, pun jika telah bersalah pasti ditebusnya. Menjadi seorang satria haruslah bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi alam sekitarnya. Tidak memandang apa sukunya, agamanya, adat istiadatnya, hanya mementingkan kebaikan untuk seluruh alam. Bisa menjadi pandu bagi bhumi pertiwi, tauladan bagi sesamanya.

Dalam masa persiapan menjalankan tugasnya, ia mendapatkan pelajaran tentang kebijaksanaan dan hikmah kehidupan. Hidup bagaikan dipenjara, disembunyikan oleh waktu. Mendapat perintah untuk diam, tidak boleh terlihat menonjol di lingkungan sekitarnya. Ia adalah seorang yang mempunyai kemuliaan dan kewibawaan, karena mengalir darah para raja dari berbagai bangsa warisan dari leluhurnya. Keturunan raja dari bangsa China, keturunan dari keluarga Muhammad saw dan Aly bin Abu Thalib ra, keturunan dari Sriwijaya, keturunan dari Majapahit, dan mempunyai hubungan sangat erat dengan keluarga Pajajaran.

Ia dibesarkan di suatu tempat, tanah yang mempunyai sejarah besar Nusantara. Namun ketika remaja, ia berkelana ke arah barat dari tempat asalnya. Melakukan semua hal yang bisa melepaskan derita seseorang, tanpa mengharap pujian atau imbalan. Walaupun selama perjalanan itu, ia selalu di jegal oleh orang-orang yang iri terhadapnya.

Hingga akhirnya ia telah kembali ke tempat asalnya untuk menumbuhkembangkan budaya tempat ia dilahirkan. Mengasuh pemuda-pemuda yang datang kepadanya, mengajarkan hakikat kehidupan dan tetap menolong sesama tanpa pamrih apapun. Kepulangannya ini lah titik awal dari pelaksanaan tugas yang sesungguhnya. Membuka gerbang impian rakyat akan hidup yang adil sejahtera.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia selalu berpedoman pada kebijaksanaan. Tidak mau membeda-bedakan sesamanya, karena semua adalah makhluk Gusti Yang Maha Pencipta. Lepas sudah semua atribut golongan-golongan selama ia melaksanakan tugas untuk memakmurkan masyarakat di sekitarnya. Kelak, keberhasilannya bersamaan dengan kegagalan pemerintah negara.

Tidak ada yang menyangkal, bahwa apa yang telah dikerjakan sang Satria telah membuka hati rakyat. Satria yang telah lama dinantikan telah hadir membawa bukti, bahwa dia telah berhasil memakmurkan rakyat sekitarnya ketika pemerintah gagal menyelamatkan negara. Dia yang akhirnya memimpin negara, membawanya terkenal ke seluruh jagad. Negara yang kertarahaja, damai tenteram, gemah ripah loh jinawi.

About these ads

11 Balasan ke Satria Piningit

  1. Dana Paristya mengatakan:

    Sebenarnya yang namanya satria piningit itu sudah lahir ke dunia pada awal millenium ini. Ada empat anak yang mempunyai ciri-ciri yang menggambarkan mereka adalah kandidat satria piningit. Untuk jelasnya selain apa yang telah disiratkan dalam ramalan Jayabaya cq Serat Centhini karangan Raden Ngabehi Ronggowarsito, Juga dapat dilihat suatu relief di kijing asli makam Sunan Ampel dan relief di pintu Majapahit. di dukuh Rendole, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margoyoso, Pati. Relief tersebut menggambarkan kemunculan empat orang yang akan datang untuk meluruskan dan menegakkan kembali ajaran agama yang saat kini sudah banyak menyimpang dan tidak diindahkan orang.

    Kemunculan satria piningit ini dilain pihak juga mensiratkan suatu makna bahwasanya tatanan sosial masyarakat ini sebenarnya sudah rusak, sehingga Allah menurunkan orang-orang yang menjadi pilihanNya untuk meluruskan kembali pada ajaran agama.

    Kesimpulan tentang kedatangan satria piningit ini telah kami teliti lebih dari 12 tahun. Banyak orang yang mengaku atau merasa sebagai duriat (pewaris) satria piningit, tetapi tidak ada syarat-syarat yang sesempurna keempat anak tersebut. Mereka ini dikaruniai karomah luar biasa dari Allah serta sejak usia dini telah menguasai ilmu-ilmu agama. Banyak Kyai-kyai dari Gontor atau Tebu Ireng yang telah menyaksikannya, tapi mereka tidak sadar tentang eksistensi anak-anak tersebut.

  2. MAWachid mengatakan:

    Menarik ulasannya. Karena memang selama ini yg saya tahu dr Internet semuanya mengulas kdp orng yg berbeda tapi ini tidak.
    Kalau boleh tahu bagaimana anda menterjemahkan semua itu, apa dengan menggunakan kitab kuning atau …
    Ini bukan masalah ramalan tapi lebih kepada cita2 bangsa dan Ridho Alloh atas doa masyarakat yg mulai tertindas.

  3. syupa sutie mengatakan:

    org bodoh dikasih gambaran tentang satria piningit malah tidak di post kan komentar saya tempoh hari, apa jika komentar itu tidak cocok dihati kalian lalu kalian membuangnya, boleh jadi apa yg kalian tidak sukai itu justru yg baik. hahahaha……….dunia ini sudah modern apa menurut kalian satria piningit itu harus berasal dari goa atau hutan yg bertapa puluhan tahun. bukan begitu perkembangan jaman ini Allah lah yg menciptakanNya dan Dia lebih mengetahui penempatan KehendakNya menurut keadaan suatu kaum atau jaman pada masanya. jadi jgnlah memaandang sebelah mata setiap komentar. karena kita hanya bisa menduga duga tentang satria piningit. Allah lah yg lebih mengetahui dan lebih mengerti apa yg kalian bahas dalam forum ini dan juga tentang satria piningit……..

  4. syupa sutie mengatakan:

    jiwang itu user komen saya

  5. chusyaini mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr. wb dik…
    Terharu saya membaca tulisan dik Jaelani yang meskipun singkat tapi mempunyai makna yang amat sangat luas, dalam dan mempunyai bobot yang demikian tingginya..
    Secara pribadi saya juga mempercayai akan adanya Satrio Piningit itu.
    Dan saya juga percaya bahwa memang Satrio Piningit adalah Manusia Pilihan Allah SWT dan hanya Dia sendirilah yang membimbing dan mengaturnya sehingga dia akan dikenal sebagai Satrio Piningit.
    Tentang Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu, Wallohu A’lam hanya Allah sendiri yang tahu, tapi saya menduga kalau tidak dikatakan meyakini wahyu yang d anugerahkan kepada Satrio itu adalah “Ma’rifatullah…” yang menurut keterbatasan pengetahuan saya maksudnya adalah Satrio tersebut dalam masa gemblengannya berhasil ber Ma’rifat(tentu saja semua itu atas kehendakNYA) sehingga kelak dalam pemerintahannya Satrio tersebut senantiasa mohon petunjuk dari Allah SWT langsung dan jawabannya pun langsung dari Allah SWT (mungkin ini yang disebut Wahdatul wujud/Manunggaling Kawulo Gusti. dan tentu saja bisa kita ambil kesimpulan bahwa pemerintahannya adalah berdasarkan kehendak Allah SWT. Sehingga akan membawa bangsa dan negeri ini menjadi adil makmur damai sentosa, ayem tentrem karto raharjo.
    Sungguh saya tidak tahu apa-apa tapi saya sangat merindukan peri kehidupan bangsa dan negara yang seperti itu.
    Terima kasih dik Jaelani atas artikelnya, konon beliau memang sudah lahir dan masih dalam gemblenganNYA.
    Wassalam wr. wb..

  6. Cöpii mengatakan:

    ni yg sy cri2.

  7. dana paristya mengatakan:

    Saya telah menemukan beberapa tulisan, baik itu merupakan tulisan kuno yang berasal dari jaman Majapahit dengan bahasa Sansekerta, bahasa Jawa, maupun bahasa Indonesia, yang menukilkan akan kemunculan Satria Piningit, atau yang disebut juga Ratu Adil. Umumnya tanda-tanda kemunculan Satria Piningit itu didahului oleh suatu chaos yang terjadi di berbagai sendi kehidupan masyarakat. Saya tidak akan menguraikan bentuk chaos tersebut, tapi bila pembaca dapat merenungi lebih dalam denyut nadi dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, boleh jadi kemunculan sosok Satria Piningit ini akan segera muncul dalam waktu dekat ini.

    Kemunculan Satria Piningit- suatu istilah dalam terminologi Jawa ini, boleh jadi juga telah tersirat dalam Al Qur’an dan Hadist. Seperti diketahui Nabi dan Rasul terakhir adalah Muhammad SAW. Namun demikian disetiap perputaran jaman Allah akan meridhoi seseorang untuk menjadi penuntun dan pembimbing umat kearah keselamatan, kebahagiaan serta penolong dari berbagai kesulitan dan permasalahan, serta menjaga kemurnian ajaran Kitab Al Qur’an. Orang-orang yang menjadi pilihan Allah itu disebut sebagai Pewaris Ilmu (Al Qur’an)

    Ini seperti ternyata dalam Surat Fathir ayat 32 yang berbunyi sebagai berikut (terjemahan):

    “Kemudian Kami wariskan kitab (Al Qur’an)ini kepada orang-orang yang kami pilih di antara hamba-hamba kami”.

    Selanjutnya menurut sabda Rasullulah :
    Pewaris ilmu adalah orang-orang terbaik di setiap generasi yang akan menepis penyimpangan-penyimpangan, membongkar kepalsuan kaum bathil serta mematahkan pemahaman kaum jahil (HR. Abu Hurairah).

    Orang-orang uang menjadi pilihan Allah ini umumnya secara kodrati keberadaannya sangat tersembunyi, tidak mudah diketahui oleh kalangan umum, selain hanya orang-orang ahli bathiniah saja yang mengetahui. Hal ini karena pada jaman seperti sekarang ini sifat manusia lebih terarah kepada sifat materialisme duniawiyah belaka dan terbelakang dalam ilmu agama. Sehingga mereka lebih menutup diri dari pandangan orang untuk menghindarkan diri dari fitnah dan hujah dari orang-orang yang lebih cenderung memakai pikiran rasionalitas belaka serta mengabaikan pemahaman ilmu yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadist. Sehingga karena itulah dalam kenyataannya umat manusia banyak yang tertutup hatinya karena kebodohannya sendiri yang akhirnya Allah SWT menjauhkan mereka dari orang-orang yang menjadi pilihanNya.

    Dari uraian yang serba singkat ini Sosok Satria Piningit (yang tersembunyi), sebenarnya juga sudah tersiratkan dalam Al Qur’an dan Hadist; mungkin hanya berbeda terminologi saja.

    Untuk sementara sekian dulu ulasan ini, kelak nanti akan disambung lagi.

  8. Sandi Putra mengatakan:

    untuk menambah informasi tentang Satria Piningit bisa baca tafsiran saya di http://sandip19ap62.blog.com/2011/11/01/satria-piningit/

  9. killuminati mengatakan:

    ijin kopas gan

  10. Elty mengatakan:

    Satria pininggit itu JOKOWI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: