Cap cap cap… Bagi sebagian orang tentu mendengar bunyi tersebut dari bibir seseorang yang sedang makan adalah hal yang tidak nyaman. Begitu pula dengan saya. Mungkin ada istilah penyebutannya, tapi di sini saya akan menggunakan kata ‘ceplak’, berasal dari bahasa sunda.
Entah kebiasaan atau memang rasa ni’mat yang bertambah, kadang ada saja orang yang ceplak ketika makan. Kalau saya sih ketika kecil pasti diwanti-wanti agar makan jangan ceplak, ciga kuda wae, itulah ucapan orang tua saya. Bahkan larangan itu muncul jauh sebelum larangan untuk tidak beradu antara sendok garpu dan piring.
Bagaiman dengan kamu? Risihkah kamu mendengar suara ceplak itu? Cap cap cap… :d