Ya Allah tunjukkan jalan-Mu

Akhir-akhir ini lumayan banyak ujian yang datang kepada saya. Bukan hanya ujian di bangku kuliahan, tapi ujian kehidupan. Yang paling membuat saya bingung adalah seorang teman perempuan SMA saya bernama L****. Tanpa dia sadari dan dengan dipikir dengan panjang dia ngajak saya untuk menjadi yang halal (suami) baginya. Pertama saya sempat tidak percaya karena memang kita dulu hanya berteman saja. Saya pikir kalau seandainya beliau ingin ke teman SMA, yang paling berpeluang adalah Ratno temen saya di FT ITB. Seketika saya langsung terhentak ketika membaca sms yang dia kirim. Saya pikir, kok cewek ini berani banget ya ?? Dengan pikiran yang mudah-mudahan memang matang, saya menolak tawaran cewek tersebut, namun dia malah bertanya alasannya kenapa.. Sempat kesel juga sih, tapi ya apa mau dikata kalau memang cewek pasti cewek seperti itu… Akhirnya dengan berdiskusi dengan Ratno dan intinya ada hidayah dari Allah saya berhasil meyakinkan dia agar tidak terlalu tergesa-gesa dalam mengajak seseorang untuk dijadikan imamnya.. Alhamdulillah ya Allah Engkau telah tujnjukkan hidayah-Mu dan tunjukkanlah lagi jalan-Mu ketika hamba-Mu ini berada di jalan yang tidak kau ridloi. Ujian yang lainnya nanti nyusul deh… Udah ngantuk nih….

3 Balasan ke Ya Allah tunjukkan jalan-Mu

  1. Makhfud mengatakan:

    typical ujian bagi remaja di akhir zaman: wanita!
    hm…sepertinya 99,99% remaja pria di akhir zaman ini pernah mengalami masalah dengan yang namanya wanita.

    huff…

  2. Abdul Qodir Jaelani mengatakan:

    Makanya saya minta saran nih.. Ada gak sarannya??

  3. akmal hasan mengatakan:

    RahmatNya datang beserta ujianNya🙂
    Ada hikmah di balik tiap-tiap ujian, sekecil apa pun itu. Semakin tinggi tingkat kedekatan seseorang kepada RabbNya (baca: taqwa) maka ujian akan menjadi “her/his middle name”. Setiap melampaui ujian dan mendapat rahmatNya, ujian yang lain kembali tergelar di depannya.
    Sebuah “life cycle” yang tak berujung sampai hembus nafas di kehidupan dunia ini berakhir untuk menuju kampung akhirat.
    Sudahkah kita berbekal?🙂

    Trims sudah boleh mampir..
    Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: