Kok bayar sih???

Inilah kali keempat saya membuat surat kehilangan di kantor Satpam ITB. Yang pertama dulu pas mau bikin KTM yang hilang, terus pas mau bikin KSM yang hilang, mau buat KSM baru, dan yang kemarin KSM hilang lagi. Tapi anehnya, yang terakhir ini saya harus bayar kok, biasanya gak bayar sih. Petugasnya pun sekarang bukan dari Satpam ITB lagi. Argh…. kesel…. kenapa harus bayar???? Tanya kenapa???

6 Balasan ke Kok bayar sih???

  1. aldi afriansyah mengatakan:

    wah dikorup nanti loh jel…hati-hati..hehehe..peace..
    ya tanyalah sama yang minta duit,kok bayar skrg?kan yang lalu2 ga bayar..
    pelajaran tuh, klo suatu kejadian udah lewat dari 3x terjadi suka gmn gitu…hahahaha…
    emg brpa bayarnya?gw dulu juga bayar kok pas lupa kunci taruh dmn,tapi bayarnya buat beli materai,trus suruh nulis di bukunya pengakuan kesalahan kita, mungkin gitu juga kali yang kejadian sama lo..

  2. dewak mengatakan:

    sekarang ada ibu2nya gt kan ya

  3. Abdul Qodir Jaelani mengatakan:

    Gak ada kok, Bapak2 yang nerima saya. Awalnya sih sok akrab gitu ngobrol pake bahasa sunda, tapi ternyata UUD (Ujung-ujungnya duit)… Argh……. jadi kesel…………..

  4. novakhamsah mengatakan:

    Aku 3 tahun yang lalu bayar koq..Mungkin buat biaya administrasi kali (baca: uang rokok :P)

  5. yudhaindrawan mengatakan:

    setuju sama nova. untuk biaya administrasi. tambahan, saya lupa kapan tapi pas waktu ke anex dulu ada tulisan yang kira-kira dia bilang untuk layanan pembuatan form2 tertentu akan dikenai biaya karena banyak mahasiswa yang kehilangan form tersebut.
    Nah, saya tangkap sih alasannya karena mahasiswa kurang tanggung jawab sama form-form penting seperti itu makanya dikasih biaya supaya lebih peduli (jadi ingat pak mervin)
    atau mungkin karena saking banyaknya yang hilang makanya dikenai biaya supaya pemasukan semakin bertambah. he..he.. who knows?

  6. Makhfud mengatakan:

    diingat-ingat lagi, kurang sedekah kalee. Jadi Tuhan paksa duit itu keluar juga. TApi lewat jalan diminta oleh pak satpam he…he…he….

    btw, ada cerita mengenai kyai Syahid (seorang khalifah tarekat aurad Muhammadiyah). Suatu ketika beliau sedang jalan tiba-tiba kejatuhan ranting pohon. Seketika itu juga dia langsung teringat bahwa dia tadi belum shalat rawatib yang sudah menjadi kebiasaannya.

    Hm…semua kejadian itu pasti ada maksud Tuhan. Makanya kita perlu ilmu dan pimpinan agar dapat memahami maksud Tuhan. Kalau salah memahami maksud Tuhan tentu kita akan salah merespon dan bertindak🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: