Pilihan Allah pasti lebih baik untuk kita…

Kegiatan pagi hari tak berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Karena mungkin masih porsi magang, tugas di kantor pun tidak seberat pegawai pada umumnya. Jujur saja, di tempat saya bekerja kecocokan masih belum saya temukan. Selain karena ditempatkan jauh dari rumah (huhuhuhu), bidang yang saya tempati tidak langsung berurusan dengan hal teknis. Masuk sebagai Asst. Engineer Scada di perusahaan ini, membuat saya semakin tak betah. Saya iri dengan teman-teman saya yang mendapat magang di Unit yang cocok dengan latar belakang bidang teknisnya. Sementara di sini, walaupun bagian teknik tapi kegiatan yang dilakukan lebih banyak memonitor realisasi di unit-unit, urusan kontrak dengan rekanan, rekap laporan dari unit, dan laporan-laporan lainnya. Tapi saya yakin kawan, pilihan Allah yang saya dapat ini pasti lebih baik ketimbang pemikiran saya yang hanya karena nafsu ini.

Ada kejadian lucu dan memalukan hari ini. Siang tadi, bos saya menyuruh saya untuk membawakan berkas perjanjian dengan pihak ketiga untuk pengadaan Radio MTR 2000 (mengenari alat ini akan saya bahas di postingan selanjutnya). Perjalanan yang seharusnya hanya 10 menit menjadi hampir sejam karena saya harus balik lagi ke kantor untuk membawa kelengkapan yang lain. Saya hitung itu satu kejadian lucu. Setelah tiba di tempat bos, saya langsung menyerahkan dokumen yang beliau minta, tapi apa mau dikata ternyata dokumen yang saya bawa salah. Ada dua dokumen memang di map yang beliau tunjukan, tapi saya malah ambil yang bukan beliau maksud. Terhitung sudah dua kali. Yang paling parah adalah ketika saya sok ikut-ikutan instalasi radio tersebut. Ketika jongkok, preeett celana saya sobek bagian belakangnya. Waduh, malunya tak karuan. Tapi karena hanya ada saya dan orang rekanan di tempat itu malu bisa saya atasi.

Jujur memang saya jarang bahkan gak pernah masang alat-alat dengan berpakaian kantor. Wong di kantor gak ada alat yang bisa saya pasang. Jadinya ketika hendak jongkok saya tidak sadar bahwa pinggan saya ternyata sudah membesar dan preet sobeklah celana itu. Tapi sekali lagi, itu saya anggap pilihan Allah dan saya yakin itu terbaik bagi saya. Amin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: